Kamis, 01 Juni 2017

Puisi Sufi

Di Balik Butirian Tasbihku
Tuhan…
Ku teriak dalam sepiku
Bersenandung dalam lirihku
Menyebut asmamu
Menggambarkan kerinduan akan hadirmu
Di setiap detak langkahku
Dalam butiran tasbihku
Cahayamu terpancar
Putih kilaumu
Tak akan pernah lenyap
                        Tak akan sanggup lepas sirna
Aku…
Seputih itukh hatiku
Ku bercermin diantara sajadah itu
Aku hanya hambamu
Yang tak lepas dari lumuran dosa
Kau ciptakan aku begitu sempurna
Tapi aku terkadang ingkar
Akan nikmat dan anugerahmu
Sering juga aku lupa
Atas semua karunia terindahmu
Tuhan… ilahi robbi
Dibalik butiran tasbihku
Ku sebut…astaghfirullah
Ampuni segala dosa
Berilah aku jalan menuju surge
Rapuh

Terhenti seketika
Saat hati ini meraih suka
Sirnalah segala
Kecuali cinta padamu kian bergelora
Mata tak mampu memandang
Hanya hati yang lapang
Tuk menyambut engkau
Di siang dan malam yang tiada beda
Emas tak lagi berharga
Harta tak mampu berlimpah
Pakaian tak lagi membuat gagah
Hati kian gundah
Mencari puncak tanpa lelah
Meski hati telah resah
Mendengar kicauan burungpun tak indah
                        Tubuh ini tak lagi lemas
Jiwa ini tak lagi panas
Saat ku tahu tiada lagi batas
Saat ku menemukan yang paling atas
Aku telah menemukan aku
Tapi aku juga kehilangan aku
Bahkan aku tak tahu siapa aku
Yang kutahu hanya bercinta denganmu
Dengan dzikir dan sujudku

Jika Kita

Desir angin kembali menyapa
Insan yang selalu lupa
Akan karunia
                        Mengeja kata demi kata
                        Untuk mencari makna
                        Dari sebuah peristiwa
Yang membuat resah
Belajar membaca hal yang tak Nampak
Meski kadang tak mampu menyimak
                        Tak lagi mampu
                        Tak lagi sanggup
                        Bahkan tak lagi mau
Jika kita telah mampu
Jika kita telah sampai
Pada sang pemilik waktu
Tak ada lagi rasa ataupun cinta
Yang mampu berkata

Kecuali kepadaMu sang pencipta alam semesta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menggapai Keistimewaan Ramadhan dengan Memperbaiki Diri

Bagaimana  S eorang  M uslim  M enyambut  B ulan Ramadhan? Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, padanya dilipatgandakan ...